BRMP DIY Perkuat Kapasitas PetaniDukung Swasembada Pangan Berkelanjutan
SLEMAN - (02/10/2026) (BRMP) Yogyakarta menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Model Pendayagunaan Petani Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Aula BRMP Yogyakarta dan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke IP2MP Banyakan.
Kegiatan diikuti oleh unsur penyuluh pertanian, pemerintah kalurahan, BUMDes, P3A, Gapoktan, serta kelompok tani dari Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul. Bimtek diarahkan untuk meningkatkan kapasitas petani dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan pertanian yang produktif, efisien, adaptif terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan.
Berbagai materi diberikan, meliputi strategi pendayagunaan petani, integrasi tanaman dan ternak, pemanfaatan pupuk organik, teknologi budidaya adaptif perubahan iklim, serta pengelolaan air melalui panen air, irigasi hemat air, dan pompanisasi. Peserta juga mendapatkan penguatan mengenai kelembagaan petani dan pengembangan kemitraan usaha untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.
Salah satu perhatian utama dalam diskusi adalah pengelolaan air pada lahan kering. Peserta mengidentifikasi kebutuhan optimalisasi sumber air, perbaikan jaringan pipa dan sarana pompanisasi, serta penerapan teknologi irigasi yang lebih efisien sesuai kondisi wilayah.
Pada hari kedua, peserta melakukan kunjungan lapangan ke Taman AgroModern dan IP2MP Banyakan untuk melihat penerapan inovasi pertanian serta potensi integrasi tanaman dan ternak. Kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan rencana tindak lanjut yang diarahkan pada pemetaan potensi wilayah, kebutuhan sarana pengelolaan air, penerapan teknologi adaptif iklim, penguatan kelembagaan, dan pengembangan kemitraan usaha.
Melalui kegiatan ini, BRMP Yogyakarta mendorong terbangunnya model pertanian berbasis kalurahan yang mengintegrasikan teknologi, sumber daya lokal, kelembagaan petani, pengelolaan air, dan akses pasar. Tindak lanjut melalui pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan diharapkan dapat memastikan hasil bimtek diterapkan secara nyata untuk mendukung swasembada pangan yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan.