BRMP DIY Perkuat Sinergi Pendampingan Program Strategis Kementerian Pertanian di Bantul
BANTUL - (07/07/2026) BRMP DIY menggelar Koordinasi Pelaksanaan Pendampingan Program Strategis Kementerian Pertanian di Kabupaten Bantul sebagai langkah memperkuat sinergi dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Kegiatan ini diikuti seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten Bantul dan Tim Swasembada Pangan Kabupaten Bantul BRMP DIY. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BRMP DIY Dr. Soeharsono, S.Pt., M.Si., Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul Agus Sunarya, S.TP., M.Sc., serta jajaran penyuluh dan pendamping pertanian.
Dalam arahannya, Dr. Soeharsono menegaskan bahwa Program Penerapan Modernisasi Pertanian melalui Pertanian Modern - Advanced Agricultural System (PM-AAS) menjadi strategi penting untuk meningkatkan luas tanam dan produktivitas padi. Pada periode Juli–September, DIY mendapat target 10.092 hektare yang tersebar di empat kabupaten.
Ia juga menjelaskan bahwa penerapan Tanam Benih Langsung (Tabela) dengan kebutuhan benih sekitar 60–80 kg per hektare telah menunjukkan hasil positif, dengan produktivitas mencapai 8,5 ton per hektare dan berpotensi lebih tinggi jika didukung budidaya yang optimal.
Sementara itu, Agus Sunarya menekankan pentingnya percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah, penyuluh, dan petani. Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci dalam mempercepat pencapaian target swasembada pangan.
Pada sesi materi, Agung Iswadi, S.Si., M.Si. memaparkan implementasi teknologi PM AAS di lapangan, sedangkan Dr. Fibrianty, S.P., M.Si. menjelaskan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 2 Tahun 2026 sebagai pedoman pendampingan program strategis.
Melalui koordinasi ini, BRMP DIY berharap pendampingan di Kabupaten Bantul semakin solid dan mampu mendorong peningkatan luas tanam, produktivitas, serta terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.