BRMP DIY Perkuat Pendampingan Program Strategis Kementan di Sleman
SLEMAN – (09/07/2026) BRMP DIY memperkuat pendampingan Program Strategis Kementerian Pertanian (Kementan) di Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta sebagai upaya mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional.
Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Pendampingan Program Strategis Kementerian Pertanian yang berlangsung di Auditorium BRMP DIY, dan diikuti 125 peserta yang terdiri atas penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta Tim Satgas Pangan BRMP DIY.
Ketua Kelompok Substansi Program, Evaluasi, dan Penerapan BRMP DIY, Dr. Ahmad Yunan Arifin, S.Pt., M.Sc., mengatakan pendampingan difokuskan pada percepatan Luas Tambah Tanam (LTT), penyaluran Bantuan Pemerintah (Banpem), serta penerapan teknologi Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS).
"PM-AAS menjadi salah satu inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan mekanisasi, pertanian presisi, dan digitalisasi," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber Agung Iswadi, S.Si., M.Sc. memaparkan bahwa PM-AAS merupakan sistem budidaya padi modern yang mengintegrasikan penggunaan alat dan mesin pertanian, drone, pengelolaan air, serta pemupukan yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Teknologi ini ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas padi hingga sekitar 10 ton per hektare.
Sementara itu, Utomo Bimo Bekti, S.P. menjelaskan mekanisme penyaluran Bantuan Pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 2 Tahun 2026. Bantuan disalurkan melalui usulan kelompok tani yang diverifikasi secara berjenjang, mulai dari penyuluh pertanian hingga Kementerian Pertanian.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan target penerapan PM-AAS dan pakta integritas oleh para penyuluh pertanian sebagai bentuk komitmen dalam mengawal implementasi teknologi modern di wilayah binaan masing-masing.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani, BRMP DIY berharap penerapan PM-AAS dapat mempercepat modernisasi pertanian, meningkatkan produktivitas, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.