BRMP DIY Monitoring Bantuan Pemerintah TA 2026 di Gunungkidul
GUNUNGKIDUL - (07/10/2026) BRMP DIY melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) penyaluran Bantuan Pemerintah (Banper) APBN Tahun Anggaran 2026 di Kapanewon Patuk dan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan bantuan pemerintah dimanfaatkan secara tepat dan mendukung program strategis Kementerian Pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.
Di Kapanewon Patuk, monitoring dilakukan terhadap bantuan komoditas cabai dan jagung. Dari hasil pemantauan, bantuan cabai telah menjadi bagian dari kegiatan budidaya kelompok penerima. Sementara itu, komoditas jagung masih menghadapi kendala ketersediaan air sehingga belum dapat ditanam.
Selanjutnya, di Kapanewon Ponjong dilakukan monitoring bantuan ayam petelur dan alat mesin pertanian (alsintan). Bantuan ayam menjadi salah satu dukungan pengembangan usaha kelompok yang telah memberikan hasil, sedangkan alsintan belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena kelompok penerima masih dalam proses pengaturan pengelolaan alsintan dan belum masuk periode olah lahan karena ketersediaan air.
BRMP DIY mendorong kelompok penerima bersama penyuluh dan pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti permasalahan tersebut. Untuk komoditas jagung, diperlukan koordinasi terkait ketersediaan dan pengelolaan air agar penanaman dapat segera dilakukan. Sementara untuk alsintan, penyusunan pengelolaan alsintan perlu segera diselesaikan agar pengelolaan, pemanfaatan, pemeliharaan, serta pertanggungjawaban bantuan dapat berjalan secara tertib dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan monev ini, BRMP DIY terus memperkuat pendampingan dan koordinasi dengan penerima bantuan serta pemangku kepentingan di daerah, sehingga bantuan pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas dan penguatan swasembada pangan.