BRMP DIY dan BKHIT Yogyakarta Perkuat Sinergi Pengawalan Komoditas Pertanian dan Benih
Yogyakarta – (03/06/2026) Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta (BRMP DIY) menerima kunjungan Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tanaman (BKHIT) Yogyakarta, Obing Hobir As'ari, S.Pi., M.P. dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi antarinstansi guna mendukung pengembangan sektor pertanian yang berdaya saing dan berorientasi ekspor.
Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk membahas berbagai peluang kerja sama dalam pengawalan komoditas pertanian unggulan DIY, khususnya komoditas salak yang memiliki potensi besar untuk menembus pasar ekspor. Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi sepakat untuk memperkuat koordinasi dalam memastikan komoditas yang akan diekspor memenuhi persyaratan mutu, kesehatan, dan keamanan sesuai standar yang berlaku.
Selain pengawalan komoditas ekspor, pembahasan juga difokuskan pada pengawasan arus masuk dan keluar benih antar provinsi. Pengendalian peredaran benih yang berkualitas dan sesuai ketentuan menjadi aspek penting dalam mendukung produktivitas pertanian serta mencegah masuknya organisme pengganggu tumbuhan yang dapat merugikan petani.
Kepala BRMP DIY, Dr. Soeharsono, SPt., M.Si menyampaikan bahwa BRMP DIY memiliki peran strategis dalam pengawalan benih berbagai komoditas pertanian melalui kegiatan pengujian mutu, pendampingan teknologi, serta penerapan standar budidaya yang baik. Dengan dukungan pengawasan dari Badan Karantina, diharapkan peredaran benih antarwilayah dapat berlangsung secara aman, tertib, dan sesuai regulasi.
Pada kesempatan tersebut juga dibahas peluang kolaborasi dalam distribusi produk-produk pertanian. Sinergi antara BRMP DIY dan BKHIT Yogyakarta diharapkan dapat memperlancar rantai distribusi, memperluas akses pasar, serta meningkatkan nilai tambah produk pertanian yang dihasilkan petani dan pelaku usaha pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Melalui pertemuan ini, kedua pihak berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam mendukung program pembangunan pertanian, meningkatkan kualitas komoditas dan benih, serta memperluas peluang pemasaran produk pertanian baik di tingkat nasional maupun internasional.