Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan Strategis di Kulon Progo
KULON PROGO - (21/05/2026) Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian DIY Dr. Soeharsono, SPt., M.Si. melakukan koordinasi bersama para Koordinator Penyuluh seluruh kecamatan di Kabupaten Kulon Progo, tenaga ahli bupati, serta katimker penyuluhan di BPP Pengasih.
Dalam forum diskusi tersebut, ditekankan pentingnya peran penyuluh lapangan dalam menyiapkan logistik produksi secara masif guna memenuhi kebutuhan petani. Langkah ini dilakukan melalui identifikasi CPCL petani penerima bantuan pemerintah sebagai upaya mendukung program penyediaan pangan strategis nasional.
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan swasembada pangan dengan target peningkatan produktivitas padi dari 5–6 ton/ha menjadi 10 ton/ha. Strategi yang ditempuh antara lain melalui pemanfaatan bahan organik menjadi pupuk organik, biopestisida, dan berbagai inovasi pertanian ramah lingkungan lainnya.
Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah menghidupkan kembali Unit Produksi Pupuk Organik (UPPO) di kelompok tani yang telah ada. Selain itu, setiap kecamatan direncanakan memiliki demplot seluas 10 hektare sebagai display penerapan pertanian modern ramah lingkungan berbasis inovasi petani dengan pendampingan langsung dari Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian DIY.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, penyuluh, dan petani, diharapkan transformasi pertanian modern di Kulon Progo mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.