• Jl. Stadion Maguwoharjo No.22, Sleman. D.I. Yogyakarta. 55584
  • (0274) 884 662
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
      • Dokumen Pendukung Peraturan dan Kebijakan Instansi
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Artikel
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
17 dilihat       09 September 2026

Dorong Produktivitas Padi, PM-AAS Diterapkan di Kelompok Tani Dadi Rukun Sleman

SLEMAN – (09/09/2026) Penerapan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) terus didorong di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai upaya meningkatkan produktivitas padi sekaligus menjawab tantangan penurunan Luas Tambah Tanam (LTT).

Implementasi PM-AAS dilakukan melalui kegiatan tanam padi di Kelompok Tani Dadi Rukun, Kurahan III, Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, BRMP DIY, penyuluh pertanian, serta kelompok tani.

Dalam sambutannya, Direktur Perbenihan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menyampaikan bahwa DIY menunjukkan respons positif terhadap penerapan PM-AAS. Di tengah kecenderungan penurunan LTT, penerapan sistem pertanian modern diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi hingga lebih dari 9 ton gabah kering panen (GKP) per hektare.

Secara nasional, PM-AAS ditargetkan mencapai 1 juta hektar, sementara DIY menyatakan kesanggupan mendukung pelaksanaan hingga 20 ribu hektar.

Bupati Sleman turut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Pemerintah Kabupaten Sleman akan terus memberikan pelayanan dan dukungan kepada petani dalam mengembangkan inovasi pertanian. Bahkan, anggaran tahun 2027 direncanakan mengalokasikan reward bagi petani yang berhasil melakukan inovasi dan memberikan dampak positif bagi pertanian.

Inovasi alat dan teknologi pertanian yang diterapkan di Kelompok Tani Dadi Rukun diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya. Kolaborasi antara petani, penyuluh, pemerintah daerah, dan instansi terkait menjadi kunci keberhasilan penerapan pertanian modern.

PM-AAS salah satunya dilakukan melalui optimalisasi populasi tanaman dengan pengaturan jarak tanam. Pola tanam yang tepat diharapkan mampu meningkatkan jumlah tanaman produktif dalam satuan luas sekaligus memberikan ruang bagi cahaya matahari untuk masuk secara optimal. Peningkatan populasi tanaman juga perlu diikuti dengan penyesuaian pemupukan serta pengelolaan hama dan penyakit tanaman.

Direktur Perbenihan menekankan bahwa penerapan PM-AAS secara luas diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan DIY. Jika penerapannya dapat menjangkau sekitar 50 persen lahan pertanian di DIY, kontribusinya terhadap peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan daerah diharapkan semakin signifikan, dengan tetap memperhatikan pengendalian organisme pengganggu tanaman.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan pertanian modern, BRMP Yogyakarta juga menyerahkan bantuan pupuk hayati kepada petani untuk mendukung pengelolaan budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Melalui sinergi dan dukungan seluruh pihak, penerapan PM-AAS diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas padi, tetapi juga mendorong pertanian DIY yang semakin modern, inovatif, efisien, dan berkelanjutan (Irawati).

Prev Next

- Ari Widya


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP DIY Ikuti Pembahasan Laporan Akhir Pengembangan Irigasi Tersier 2.000 Hektare
    11 Sep 2026 - By Ari Widya
  • Thumb
    BRMP DIY Perkuat Diseminasi Teknologi Peternakan melalui Pembelajaran di IP2MP Banyakan
    10 Sep 2026 - By Ari Widya
  • Thumb
    Percepat LTT, BRMP DIY Dorong Penerapan PM-AAS di Sleman
    10 Sep 2026 - By Ari Widya
  • Thumb
    BRMP DIY dan TAM Monitoring Bantuan Pemerintah Irigasi di Bantul dan Kulon Progo
    10 Sep 2026 - By Ari Widya

tags

#BRMPDIY #Gertam #ModernisasiPertanian #PM-AAS #inovasipertanian

Kontak

(0274) 884 662
(0274) 4477052
[email protected]

WEBSITE : diy.brmp.pertanian.go.id

BALAI BESAR PENERAPAN MODERNISASI PERTANIAN 
D.I. YOGYAKARTA

Jl. Stadion Maguwoharjo No 22, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (Kode Pos 55584) www.diy.brmp.pertanian.go.id

BADAN PERAKITAN DAN MODERNISASI PERTANIAN
Jl. Raya Ragunan No. 29 Kel. Jati Padang, Kec. Ps Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta Indonesia (Kode Pos 12540) www.brmp.pertanian.go.id

KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA
Jl. Harsono RM. No. 3, Ragunan, Jakarta (Kode Pos 12550), indonesia www.pertanian.go.id

© 2022 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian D.I. Yogyakarta. All Right Reserved