BRMP DIY, PT SGM, dan Koperasi Samesta: Transformasi Limbah Industri Menuju Pertanian Berkelanjutan
SLEMAN - (02/05/2026) Penanganan limbah susu dalam bentuk slurry masih menjadi isu utama di fasilitas produksi pabrik pengolahan susu PT. SGM Kusumanegara, Yogyakarta. Kapasitas produksi limbah yang mencapai 20-30 ton/hari memerlukan penanganan khusus agar limbah dapat dimanfaatkan menjadi produk yang lebih bermanfaat dengan konsep zero waste management.
Tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi uji laboratorium, uji efektivitas dan diseminasi di tingkat kelompok tani. Demonstrasi plot dan sekolah lapang direncanakan dilakukan dengan kelompok ternak produsen susu segar penerima CSR PT. SGM Yogyakarta di wilayah Cangkringan yaitu Koperasi Samesta dan di lokasi lahan pasir marginal di wilayah pesisir Pantai Selatan Bantul.
Koperasi Sapi Merapi Sejahtera (Samesta) berlokasi di Dusun Plosokerep, Umbulharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua Koperasi Samesta, Ruslan menjelaskan bahwa Koperasi Samesta Merapi berdiri sejak tahun 2016 dan kini telah memiliki 250 anggota aktif dengan populasi sapi perah milik anggota sebanyak 700-800 ekor. Koperasi ini mengembangkan beberapa unit usaha diantaranya unit produksi susu sapi perah, unit pakan ternak, unit pengolahan pupuk organik, serta unit eduwisata peternakan yang melibatkan masyarakat dan pelajar sebagai bagian dari pembelajaran kewirausahaan pertanian.
Tindak lanjut pelaksanaan kerjasama yang akan dilaksanakan oleh BRMP DIY dan PT SGM Bersama Koperasi Samesta adalah optimalisasi pemanfaatan pupuk sludge dengan komoditas jagung sebagai bahan baku pembuatan konsentrat pakan sapi perah Kegiatan lain yang akan dilakukan adalah optimalisasi silase, penatalaksanaan instalasi air limbah dan pemanfaatan limbah hasil biogas (slurry) yang potensial sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik untuk menyuburkan tanaman (RJ-2025)