BRMP DIY Dukung Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Swasembada Nasional
YOGYAKARTA — (23/10/2026) Dalam rangka mendukung pencapaian swasembada bawang putih nasional, Direktorat Jenderal Hortikultura menggandeng Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) D.I. Yogyakarta sebagai narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Petani dan Petugas Pengembangan Bawang Putih.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 21–23 Oktober 2026 tersebut berlangsung di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bantul, Sleman, dan Gunungkidul. Bimbingan teknis ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas petani dan petugas dalam menerapkan teknologi budidaya bawang putih sehingga mampu mendukung pencapaian target produktivitas 15–20 ton per hektare, sekaligus mendorong produksi benih bawang putih bermutu.
Pengembangan bawang putih di tiga wilayah tersebut menjadi bagian penting dalam perluasan sentra produksi, khususnya pada lokasi-lokasi pengembangan baru. Kabupaten Bantul, Sleman, dan Gunungkidul akan mendapatkan dukungan berupa bantuan benih dan sarana produksi pertanian (saprodi). Agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan menghasilkan produktivitas sesuai target, diperlukan pendampingan serta penguatan kapasitas petani dan petugas di lapangan.
Melalui kegiatan bimtek, peserta mendapatkan penguatan pengetahuan dan keterampilan terkait penerapan teknologi budidaya bawang putih, mulai dari persiapan lahan, penggunaan benih bermutu, pemupukan, pengelolaan air, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), hingga penanganan panen dan pascapanen. Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu memastikan teknologi yang diberikan dapat diterapkan secara tepat di tingkat petani.
Keterlibatan BRMP DIY sebagai narasumber merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat produksi bawang putih dalam negeri, meningkatkan produktivitas, serta membangun kemandirian perbenihan. Peningkatan kapasitas petani dan petugas menjadi salah satu kunci agar pengembangan bawang putih di lokasi baru dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Dengan sinergi antara Direktorat Jenderal Hortikultura, BRMP DIY, pemerintah daerah, petugas pendamping, dan petani, pengembangan bawang putih di Bantul, Sleman, dan Gunungkidul diharapkan dapat memberikan hasil optimal serta berkontribusi terhadap pencapaian swasembada bawang putih nasional.