Brainstorming Rintisan Kerjasama Pemanfaatan Limbah PT. SGM Yogyakarta dan BRMP DIY
YOGYAKARTA - (24/04/2026)
Industri susu menghasilkan banyak limbah yang masih tidak terolah dengan baik, antara lain sludge hasil instalasi pengolahan air limbah. Limbah tersebut sangat mudah mengalami proses pembusukan, apabila tidak segera didaur ulang dapat membahayakan lingkungan di sekitar pabrik. Limbah sludge yang dibiarkan di tempat terbuka tanpa penanganan lebih lanjut dapat menyebabkan pencemaran lingkungan karena menimbulkan bau tak sedap dan jika terbawa ke aliran sungai akan meningkatkan kadar pencemaran dalam air.
Diskusi dan brainstorming dalam rangka pemanfaatan limbah sludge olahan susu PT. Sarihusada Generasi Mahardika (SGM) Yogyakarta dilaksanakan di Meeting Room PT. SGM Jogja Factory dan dihadiri oleh Kepala BRMP DIY Dr. Soeharsono, S.Pt, M.Si didampingi Katimker Kerjasama, Layanan dan Kesesuaian Charisnalia Listyowati, SP, M.Sc dan Sinung Rustijarno, S.Pi, M.Si. Pihak PT. SGM Yogyakarta diwakili oleh Divisi CSR Indah Kusuma Ayu dan Akhta Suendra, Engineering Manager Sulistyo Dwi Atmojo dan Mechanical Engineering Muhammad Wijanarko, ST.
Penanganan limbah susu dalam bentuk slurry masih menjadi isu utama di fasilitas produksi pabrik pengolahan susu PT. SGM Kusumanegara, Yogyakarta. Kapasitas produksi limbah yang mencapai 240 meter kubik per hari memerlukan penanganan khusus agar limbah dapat dimanfaatkan menjadi produk yang lebih bermanfaat dengan konsep zero waste management.
Paparan diskusi mencakup tindak lanjut rintisan kerjasama yang telah disepakati pada akhir tahun 2025. Pemanfaatan sludge yang masih mengandung bahan organik berpotensi sebagai bahan baku pembuatan pupuk kaya hayati dan pupuk organik slow release. Inovasi produk berbentuk crumble dan granula diharapkan dapat memudahkan dalam penanganan, transportasi dan penggunaan. Tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi uji laboratorium, uju efektivitas dan diseminasi di tingkat kelompok tani. Demonstrasi plot dan sekolah lapang direncanakan dilakukan dengan kelompok ternak produsen susu segar penerima CSR PT. SGM Yogyakarta di wilayah Cangkringan dan lahan pasir marginal di wilayah pesisir Pantai Selatan Bantul.
Tindak lanjut pelaksanaan kerjasama adalah penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara PT. SGM Jogja Factory dan BBRMP DIY, koordinasi internal dan eksternal dengan kelompok tani kooperator, mekanisme pelaporan teknis-administratif dan monitoring evaluasi serta kolaborasi antar institusi. (RJ-2025).